penjualan kredit
Kredit

Dokumen Ini Dibutuhkan Pada Proses Penjualan Kredit

Saat ini penjualan kredit tengah menjadi trend di kalangan masyarakat kelas menengah. Bagaimana tidak? Dengan sistem penjualan tersebut tentunya mereka bisa mendapatkan barang yang diinginkan dengan lebih mudah. Sedangkan untuk proses pembayarannya itu sendiri dapat dicicil dalam jangka waktu tertentu. 

Penjualan kredit solusi bagi masyarakat Indonesia

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa penjualan ini umumnya dilakukan dengan sistem pembayaran cicilan. Dengan demikian, banyak masyarakat yang merasa tidak dibebani dengan kebutuhannya. Karena kebutuhan tersebut bisa didapatkan dengan mudah. 

Sementara itu, untuk proses pembayaran cicilan itu sendiri tentunya hadir dengan beberapa aturan tertentu. Dengan kata lain, pembayaran tersebut tidak dilakukan secara asal-asalan. Tetapi juga memiliki batas waktu dan kesesuaian jumlah nominal yang harus dibayarkan. 

Meskipun hadir dengan beberapa aturan di dalamnya. Namun pembayaran yang dilakukan secara kredit memang lebih banyak diminati. Karena umumnya jumlah nominal yang ditentukan pun dapat disesuaikan dengan kemampuan dari para pelanggan atau pembeli itu sendiri. 

Proses penjualan kredit 

Dengan mengetahui pengertian penjualan kredit di bagian atas tadi. Tentunya Anda pun dapat melihat bahwa proses penjualan dengan cara yang satu ini sedikit berbeda dengan proses penjualan pada umumnya. 

Dengan proses atau alur yang berbeda, tentunya ia pun membutuhkan lebih banyak dokumen yang diperlukan. Ingin tahu dokumen penjualan kredit apa saja yang dibutuhkan? Berikut penjelasannya : 

  • Surat order pengiriman 

Jenis dokumen yang satu ini dikenal sebagai dokumen pertama yang hadir dari proses pemesanan. Dokumen ini memiliki fungsi untuk melakukan proses pengiriman atas barang yang dipesan dengan segera. Tentunya ia pun memuat berbagai informasi di dalamnya, seperti jenis barang yang hendak dikirimkan, jumlah dan lainnya. 

  • Tembusan kredit 

Dokumen yang satu ini digunakan untuk mendapatkan status kredit pelanggan. Hal ini juga berkaitan dengan otorisasi pelanggan untuk mendapatkan fungsi kredit. 

  • Surat pengakuan 

Jenis dokumen yang satu ini umumnya dibuat oleh pihak penjual. Isinya sendiri menjelaskan bahwa order atau pesanan yang dilakukan telah diperiksa. Sedangkan barang yang dipesannya itu sendiri sedang dalam proses pengiriman. 

  • Surat muat tembusan 

Sesuai dengan namanya, surat muat adalah tembusan yang digunakan sebagai bukti oleh pihak penjualan kredit. Bukti tersebut menyatakan bahwa barang telah diberikan pada pihak perusahaan jasa dari angkutan umum. Dengan demikian, Anda pun dapat mengetahui bahwa barang yang dipesan telah berada dalam perjalanan. 

  • Slip pembungkus 

Dokumen yang satu ini umumnya diselipkan atau ditempel pada barang yang hendak dikirimkan. Dokumen tersebut membantu pihak pengiriman dalam mengidentifikasi jenis barang yang akan dibawa olehnya. Sehingga pengiriman pun dapat dilakukan dengan lebih aman. 

  • Tembusan gudang 

Jenis dokumen yang satu ini merupakan tembusan dari surat order pengiriman. Dokumen tersebut dibutuhkan agar pihak gudang dapat mengetahui dengan pasti barang apa saja yang harus diterima olehnya. 

Itulah kiranya penjelasan singkat mengenai dokumen-dokumen yang dibutuhkan penjualan kredit. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *